Tips Membuat Strategi Pemasaran Digital yang Ideal

Hasil gambar untuk strategi digital marketing adalah

1. Get with Goal Setting

Tanpa tujuan, tak ada cara untuk membuatn gagasan. Setiap orang menginginkan memperoleh uang dan memiliki banyak customer, namun kamu harus SMART dengan sebagian tujuan kamu :

  • Specific
  • Measurable
  • Attainable
  • Relevant
  • Time-Based

SMART dalam kiat digital marketing merupan cara yang baik untuk maju dengan fokus bisnis kamu untuk setiap langkah setelah itu.

2. Create a Marketing Funnel

Dimana saja kita bikin kiat baru Search Engine Optimization (SEO) atau tengah meningkatkan situs baru, selalu ada ruang lingkup pemasaran – atau dapat di kenal kiat konversi.

Ini dapat tingkatkan pelanggan newsletters kamu yang di kirim lewat e-mail, pembayaran dalam product segera melalui situs kamu, pendaftaran dalam sebuah moment, menelpon kantor kamu untuk info yang cepat atau panggilan yang lain.

 

3. Develop that Call-To-Action (CTA)

A call-to-action yaitu bagian dari ruang lingkup marketing yang kerapkali kehilangan untuk beberapa dengan adanya banyak bisnis mengawinkan dengan customer yang berpotensial. Satu keberhasilan yaitu mereka yang sediakan kebebasan untuk merekatkan jalinan.

4. Create a Successful Lead Magnet

Janganlah takut untuk bikin content yang menarik, frontal dan lain-lain untuk jual product kamu lewat e-mail personal. Nilai plus yang kamu berikan dalam digital marketing indonesia, nilai plus akan meletakkan kamu pada bisnis kamu.

5. Drive Traffic to Your Website

Kamu memerlukan alur situs kamu dalam order untuk mengarahkan seorang kedalam ruang lingkup marketing kamu.

  • Kwalitas Content yang Menarik – Press releases, ketepatan artikel misalnya tentang industri, dan rutinnya kita dalam blogging yaitu alat yang baik untuk penambahan visitors situs. Pastikan link internal penyedia content untuk mengarahkan kecepatan penambahan selanjutnya untuk artikel yang relevan utnuk product, dan layanan.
  • Kiat keyword – seperti yang telah di terangkan sebelumnya, kamu harus tahu keinginan keyword untuk search engines tahu mengenai content kamu. Memasukan keyword yang berhubungan kedalam situs kamu dan pastikan untuk memakai persamaan kata dan plural variations.
  • Situs and Search Engine Optimization (SEO) – Bila situs kamu belum teroptimasi dalam search engines, tak ada yang ingin berkunjung ke situs kamu.
  • Social Media Optimization – Melakukan riset dan memilih jaringan sosial media yang kamu dapat komit dalam berhubungan. Memakai video, gambar-gambar dan content yang lain bukan sekedar untuk berbagi content kamu, namun juga mengawinkan dengan koneksi kamu.
Advertisements

Mengenal Kegunaan Alat Pelindung Diri bagi Pekerja di Berbagai Sektor

Related imageTubuh yang rentan memperoleh serangan dari sumber luar ialah mata, telinga, kulit dan sistem pernapasan. Untuk tiga orang pertama, tabir pelindung atau alat peredam harus digunakan pada orang yang akan dilindungi. Dalam hal semacam ini, perlu diutamakan kalau ketentuan 7 dari COSHH dengan cara khusus menyebutkan kalau pengendalian harus dilakukan melalui usaha –upaya selain sediakan alat perlindungan diri, namun bila usaha lain tidak bisa membuat perlindungan atau memberi pengendalian yang cukup, selain usaha itu, harus disiapkan alat pelindung diri yang sesuai dengan cara mencukupi untuk mengatur pemajanan.

Dengan semua type APD yang ada, penyuplai akan merekomendasikan type yang paling cocok untuk keperluan perlindungan pekerja dan dapat tawarkan beberapa pilihan berdasar pada material, design, warna dsb. Walau demikian, ada beberapa prinsip umum yang perlu diikuti. APD yang efisien harus :

  • Sesuai sama bahaya yang di hadapi
  • Terbuat bermaterial yang akan tahan pada bahan tersebut
  • Pas untuk orang yang akan memakainya
  • Tidak mengganggu kerja kerja operator yang tengah bertugas
  • Memiliki kontruksi yang sangat kuat
  • Tidak mengganggu APD lain yang tengah digunakan dengan cara bersamaan
  • Tidak tingkatkan resiko pada penggunaannya

APD harus :

  • Disiapkan dengan cara gratis
  • Diberikan satu per orang atau bila tidak, harus dibersihkan setelah digunakan
  • Hanya dipakai sesuai peruntukannya
  • Dijaga dalam keadaan baik
  • Diperbaiki atau ditukar bila alami rusaknya
  • Di taruh di tempat yang sesuai ketika tidak digunakan

Operator-operator yang memakai APD harus peroleh :

  • Info mengenai bahaya yang dihadapi
  • Intruksi mengenai aksi pecegahan yang perlu diambil
  • Kursus mengenai pemakaian perlengkapan dengan benar
  • Konsultasi dan diizinkan memilih PPE yang bergantung pada kecocokannya
  • Kursus cara pelihara dan menaruh PPE dengan rapih
  • Intruksi agar melaporkan setiap kecacatan atau rusaknya

MANAJEMEN APD

  • APD diperlukan untuk membatasi hazard lingkungan
  • Janganlah beli APD hanya sekedar memiliki type APD
  • Ada hazard awareness dan pelatihan
  • Ada SOP pemakaian APD
  • APD yang dibeli sudah melalui seleksi keperluan type pekerjaan

PERKEMBANGAN APD

Tehnologi APD berkembang cepat pada APD pada bahaya fisik dan kimia.
Tetapi kurang berkembang pada APD pada bahaya biologi.

Kekurangan pemakaian APD

  1. Kekuatan perlindungan yang tidak prima karena (memakai APD yang kurang tepat, cara penggunaan APD yang salah, APD tidak penuhi kriteria standard)
  2. APD yang sangat sensitive pada pergantian tertentu.
  3. APD yang memiliki saat kerja tertentu seperti kanister, filter dan penyerap (cartridge).
  4. APD dapat menularkan penyakit, apabila digunakan bertukar-ganti.
  5. Rendahnya kesadaran pekerja pada Keselamatan kerja hingga APD sering tidak dipakai.
  6. Dikira kurangi feminitas.
  7. Minimnya.kurang tersedianya aspek stimulan pimpinan.
  8. Karena tidak enak/kurang nyaman.

Ketentuan mengharuskan kalau alat pelindung diri yang disiapkan harus sesuai sama maksudya dan sesuai sama standard yang disahkan oleh Petinggi Kesehatan dan Keselamatan. Contoh kondisi yang memerlukan pemakaian pelindung diri :

  • Ketika dengan cara tehnis mustahil diraih pengendalian yang ideal dengan` usaha – usaha saja, pengendalian harus diusahakan lewat cara lain sejauh cukup praktis dan lalu harus dipakai alat pelindung diri.
  • Ketika alat pelindung diri dipakai membuat perlindungan kesehatan sampai waktunya pengendalian yang ideal terwujud lewat cara lain.
  • Ketika diperlukan aksi darurat, seperti saat terjadi kegagalan pabrik, penyelesaian praktis yaitu alat pelindung diri.
  • Selama operasi pemeliharaan teratur.

Pada beberapa besar masalah, alat pelindung diri terlihat tawarkan alternative yang murah untuk sediakan cara pengendalian rekayasa. Tetapi, bila dilihat lebih detil, permasalahan manajemen yang ditimbulkannya bikin alternative ini kurang menarik. Untuk bikin ketentuan untuk dengan cara teratur memakai alat pelindung diri, perlu diselenggarakan diskusi yang melibatkan serikat buruh atau perwakilan pekerja, sekali ketentuan sudah di ambil, perlu susun gagasan untuk kursus dan pendidikan pengguna. Satu system pembelian, penyimpanan, pembersihan, perbaikan, inspeksi, pengujian, dan perubahan cadangan yang komplit juga harus diputuskan. Lebih jauh, reaksi pekerja saat disuruh memakai alat juga memerlukan insentif keuangan dan pergantian kontrak sebelumnya penggunaan dan manajemen supervise, perlu diperkuat.

Pemakaian bahan kimia juga yang jumlahnya telah sedemikian banyak sudah pasti mengharuskan personil yang berhubungan dengan bahan kimia untuk bekerja lewat cara aman agar terlepas dari kecelakaan kerja akibat bahan kimia.

Mencegah kecelakan kerja dapat dilakukan dengan pengendalian dengan cara tehnis, dengan cara administrasi dan secar a individu. pengendalian dengan cara tehnis, seperti pemasangan LEV (Local Exhaust Ventilation), adalah perioritas utama. Bila pengendalian dengan cara tehnis tidak dapat dilakukan atau akhirnya tidak penuhi kriteria ketentuan yang berlaku, maka dilakukan pengendalian dengan cara administrasi, seperti penyusunan jam kerja pada tempat kerja tertentu, perputaran shift, dan lama waktu yang diijinkan pada tempat beresiko. Meskipun pengendalian dengan cara tehnis dan administrasi sudah digerakkan, namun dalam usaha lebih melindungi keselamatan dan kesehatan karyawan, maka personil yang bekerja harus diperlengkapi dengan alat pelindung diri.

Alat perlindungan diri yang setelah itu dimaksud APD, yaitu perlengkapan keselamatan yang perlu dipakai oleh personil jika berada disuatu tempat kerja yang beresiko. Semua tempat yang dipakai untuk menaruh, mengolah dan pembuangan limbah dapat dikatagorikan sebagai tempat kerja yang beresiko.

APD adalah perlengkapan yang perlu disiapkan oleh entrepreneur untuk karyawannya. Type –jenis APD standard yaitu pelindung kepala, pelindung mata, pelindung muka, pelindung tangan pelindung badan, pelindung kaki, pelindung alat pernapasan dan pelindung alat pendengaran.

1. PELINDUNG KEPALA

Pelindung kepala sering di kenal sebagai safety hermet. Pelindung kepala yang di kenal ada 4 (empat) type yakni Hard Hat kelas A, kelas B, kelas C dan bump cap. Klasifikasi semasing type yaitu seperti berikut :

a. Kelas A
Hard hat kelas A didesain membuat perlindungan kepala dari benda yang jatuh dan membuat perlindungan dari arus listrik sampai 2200 volt.

b. Kelas B
Hard hat kelas B didesain membuat perlindungan kepala dari benda yang jatuh dan membuat perlindungan dari arus listrik sampai 20. 000 volt.

c. Kelas C
Hard hat kelas C membuat perlindungan kepala dari benda yang jatuh, namun tidak membuat perlindungan dari kejatuhan listrik dan tidak membuat perlindungan berbahan korosif.

d. Bump cap
Bump cap di buat dari plastik dengan berat yang enteng membuat perlindungan kepala dari tabrakan dengan benda yang menonjol. Bump cap tidak meggunakan sistem suspense, tidak membuat perlindungan dari benda yang jatuh dan tidak membuat perlindungan dari surprise listrik. Karena bump cap tidak bisa dipakai untuk menukar hard hat type apa pun.

2. PELINDUNG MATA

Perlindungan harus diberikan untuk melindungi mata pada :

  • Efek partikel – partikel kecil yang terlempar dengan kecepatan rendah
  • Efek partikel – partikel berat dengan kecepatan tinggi
  • Percikan cairan panas atau korosif
  • Kontak mata dengan gas atau uap iritan, dan
  • Berkas radiasi elektromagnetik dengan beragam panjang gelombang, termasuk cahaya laser

Pelindung mata di kenal sebagai safety glasses. Safety glasses tidak sama dengan kaca mata umum, baik normal ataupun kir (prescription glasses), karena di bagian atas dan segi kanan-kiri frame terdapat pelindung dan type kacanya yang bisa menahan cahaya ultra violet sampai presentase tertentu. Contoh safety glasses dapat diliat dari gambar berikut :

Mengenai type kaca yang di kenal yaitu seperti berikut :

  • Kacamataa keselamatan umum hanya pas untuk bahaya tambah energi rendah, namun ada dalam beragam ukuran untuk mencocokan dengan muka. Macamnya : jernih, dijepit, beresep, dan berwarna (anti silau).
  • Gogles (pelindung mata) pas untuk berbagai – jenis bahaya, namun type memiliki bentuk terbatas sesuai sama pembuatnya. Type : bahan kimia, debu, gas, gas las, untuk kepentingan umum, dan logam cair.
  • Tameng pas membuat perlindungan mata dan semua muka. Dapat dipasang pada helm atau pita kepala dan bisa pula dipegang tangan. Type : untuk mata, untuk muka, penengok tungku, dan las.

Setiap bahan yang beresiko mungkin memerlukan satu bentuk khusus pelindung mata, yang mungkin tidak pas untuk bahan yang lain. Pada beberapa masalah, perlindungan harus diperluas sampai mencakup semua muk a. Bagaimanapun bentuk bahaya yang ada, alat pelindung harus diambil yang sesuai.

Hal – Hal Umum

Kecocokan antara bahaya dan kenyamanan merupakan aspek yang perlu dipegang dalam penentuan alat khusus itu, karena pengguna harus meyakini benar akan perlindungan yang didapatkan alat ini dan tidak harus sangat terpaksa melepaskanya untuk kurangi ketidak nyamanan selama operasi, ketika perlindungan diperlukan. Masalah oleh rasa ketidak nyamanan akan menggangugu pekerjaan dan dapat mengakibatkan kekeliruan dan kecelakaan. Beberapa bentuk pelindung yang pas harus ada untuk diambil pengguna, sesuai sama bentuk mukanya. Dengan kata lain, product yang ada dapat datang dari satu pabrik.

Beberapa permasalahan yang menyangkut pemakaian alat pelindung mata akan dijabarkan berikut ini. Beberapa permasalahan dapat di tangani dengan penentuan dengan cara tepat, namun permasalahan tertentu tetaplah akan tejadi berbarengan dengan penggunaan alat itu.

  1. Alat itu mungkin tidak membuat perlindungan dari bahaya.
  2. Alat itu mungkin tidak cocok.
  3. Alat itu mungkin tidaknyaman akibat desakan yg tidak rata pada muka.
  4. Alat itu menghambat pandangan.
  5. Kacamata yang di gunakan untuk koreksi penglihatan mungkin mengganggu penggunaan alat pelindung mata dan sebaliknya. Walau telah ada kacamata keselamatan dengan lensa koreksi, kecocokannya terbatas untuk bahaya mata minor.
  6. Layanan optikal dan follow up mungkin diperlukan untuk menangani permasalahan reflaksi cahaya.
  7. Pelindung mata mungkin mengganggu alat pelindung pernafasan atau telinga. Oleh karenanya, apabila kian lebih satu organ yang perlu di jagalah, semakin lebih sesuai apabila disediakan alat pelindung diri yang terintegrasi.
  8. Karena tidak nyaman, pengguna akan coba buang pelindung setiap saat, dengan resiko akan kehilangan perlindungan pada saat itu.
  9. Diperlukan prosedur untuk penggunaan, pembersihan, pengawasan, dan pergantian.
  10. Kursus mungkin diperlukan untuk pengguna dan staf pemeliharaan.

3. PELINDUNG WAJAH

Pelindung muka yang di kenal yaitu goggles. Gogges membeikuan perlindungan lebih baik dari pada safety glasses karena gogges terpasang dekat dengan muka. Karena gogges mengelilingi ruang mata, maka gogges membuat perlindungan lebih baik pada kondisi yang mungkin terjadi percikan cairan, uap logam, uap, serbuk, debu dan kabut. Contoh gogges dapat diliat pada gambar berikut :

Type pelindung muka yang lain yaitu face shield. Face shield memberi perlindungan muka yang menyeluruh dan sering dipakai pada operasi peleburan logam, percikan bahan kimia, atau partikel yang melayang. Banyak face shield yang bisa dipakai berbarengan dengan penggunaan hard hat. Meskipun face shield membuat perlindungan muka, namun face shield bukanlah pelindung mata yang ideal, hingga penggunaan safety glasses harus dilakukan berbarengan dengan penggunaan face shield. Salah satu type face shield dapat diliat pada gambar berikut :

Type pelindung muka yang lain yaitu welding helmets (topeng las). Topeng las memberi perlindungan di wajah dan mata. topeng las memakai lensa absorbsikhusus yang menyaring cahaya yang terang dan energi radiasi yang dihaslkan selama operasi pengelasan. Seperti face shield, safety glasses atatu goggles harus digunakan saat memakai helm las.

4. PELINDUNG TANGAN

APD selanjutnya yaitu APD tangan. Diprediksikan nyaris 20% dari semua kecelakaan yang mengakibatkan cacad yaitu tangan. Tanpa ada jari atau tangan, kekuatan bekerja akan sangat menyusut. Tangan manusia sangat unik. Tak ada bentuk lain di dunia yang bisa mencengkram, memegang, bergerak, dan merekayasa benda seperti tangan manusia. Karena itu tangan harus dilindungi dan disayangi.

Kontak dengan bahan kimia kaustik atau beracun, beberapa bahan biologis, sumber listrik, atau benda dengan suhu yang sangat dingin atau sangat panas dapat mengakibatkan iritasi atau membakar tangan. Bahan beracun dapat terabsorbsi melalui kulit dan masuk ke tubuh.

APD tangan di kenal sebagai safety glove dengan beragam type pemakaiannya. berikut ini yaitu beberapa jenis sarung tangan dengan pemakaian yg tidak terbatas hanya membuat perlindungan berbahan kimia.

 

5. PELINDUNG BADAN 

Dipakai membuat perlindungan badan dari kotoran, percikan, paparan bahan kimia ataupun gesekan benda beresiko, contoh api, asap, bakteri, beberapa zat kimia, dll. Contoh APD untuk tubuh :

a. Apron
Ketetapan memakai sebuah apron pelindung harus dibiasakan di luar pakaian kerja. Apron kulit digunakan untuk perlindungan dari rambatan panas nyala api.

b. Baju pelindung
Dengan memakai baju pelindung yang di buat dari kulit, maka baju umum akan terlepas dari percikan api terlebih pada saat mengelas dan menempa. Lengan pakaian janganlah digulung, sebab lengan pakaian akan membuat perlindungan tangan dari cahaya api.

6. PELINDUNG KAKI
APD setelah itu yaitu APD kaki. Beberapa pakar selama beratus-ratus tahun bikin rancangan dan susunan untuk kaki manusia. Kaki manusia sangat kokoh untuk mensupport berat semua tubuh dan cukup fleksibel untuk sangat mungkin lari, bergerak, maupun pergi. Tanpa ada kaki dan jari kaki, kekuatan bekerja akan sangat menyusut.
Beberapa hal yang bisa mengakibatkan kecelakaan pada kaki. Satu diantaranya yaitu akibat bahan kimia. Cairan seperti asam, basa, dan logam cair dapat menetes ke kaki dan sepatu safety terbaru. Bahan beresiko itu dapat mengakibatkan luka bakar akibat bahan kimia dan panas.

Banyak beberapa jenis sepatu keselamatan dan salah satunya yaitu :

  • Sepatu latex/karet tahan bahan kimia dan memberi daya tarik ekstra pada permukaan licin.
  • Sepatu butyl yang membuat perlindungan kaki pada ketone, aldehyde, alcohol, asam, garam dan basa.
  • Sepatu vinyl tahan pada pelarut, asam, basa, garam, air, pelumas dan darah.
  • Sepatu nitrile tahan pada lemak hewan, oli dan bahan kimia.

7. PELINDUNG PERNAPASAN

Pilihan perlengkapan di bagian ini sangat luas, dari mulai masker debu sekali gunakan umum sampai ke alat pernafasan isi sendiri dan banyak kebingungan kapan alat itu digunakan dan untuk bahaya apa. Bila pilihan salah, dapat membahayakan pengguna dan dapat mengakibatkan aspeksia, diperlukan saran pakar. Kursus pengguna juga diperlukan, tidak bergantung pada alat apa yang digunakan, demikian pula harus ada sarana pemeliharaan dan pembersihan.

Alat Pernafasan

Alat ini memberikan udara yang tidak terkontaminasi, dengan suatu sumber yang di ambil dari udara segar atau udara yang dimampatkan atau disiapkan dari tabung bertekanan tinggi yang dibawa oleh pengguna.

Alta saluran udara segar. Pasokan udara segar dimasukan dalam muka, topeng atau pakaian melalui satu pipa lentuk berdiameter lebar. Daya penggerak diberikan dengan peniup manual atau bertenaga listrik, hingga memberi desakan positif di bagian muka. Perlu ditetapkan basis hawa fresh yang sesuai untuk peniupnya dan juka dioperasikan dengan cara manual, harus ada dua operator. Npf = 50.

Alat pipa hawa bertekanan. Supply hawa diberikan melalui katup yang turunkan desakan kemuka, topeng, atau pakaian. Bila digunakan supply hawa bertekanan yang ada di pabrik, perlu disaring dari kontaminan, seperti oksida nitrogen, karbon monoksida dan asap minyak dari hawa itu sebelumnya memasangkan ke pekerja. Kompresor hawa yang didesain khusus untuk alat pernafasan lebih disenangi, karena kompresor ini memakai minyak pelumas khusus untuk kurangi kerancuan hawa. npf = 1000.

Alat pernafasan yang bisa isi sendiri memakai tabung hawa atau oksigen, yang mengalirkan hawa ke mulut atau ke muka melalui katup penurun desakan. Suhu set sirkuit terbuka memiliki kandungan cukup hawa atau oksigen yang bisa digunakan selama pada 10 sampai 30 menit. Set sirkuit tertutup, yang bisa resirkulasi dan menyaring hawa yang di keluarkan paru, dapat digunakan sampai 3 jam. Npf = 2000.

Hal – Hal Umum
Apabila bagian muka bertekanan negative, kesuksesan alat bergantung pada manfaat sekat pada muka pengguna dengan pinggir masker. Besar dan bentuk muka manusia beragam macam, hingga harus disiapkan beragam ukuran agar pas untuk setiap pengguna. Sayang sekali, type respiratorini tidak pas untuk lelaki yang memiliki berewok, meskipun baru tumbuh selama dua hari. British Standard 5108 menyebutkan kalau uji desakan negatif berikut akan memberikan kebocoran di sekitar mukadan dibagian lain dari alat :

  • Untuk menanggung perlindungan yang baik, kebocoran di bagian muka harus di check oleh pekerja setiap dia memasangnya. Kontrol ini dapat dilakukan seperti berikut : Uji desakan negatif : Tutup lubang masuk alat. Tarik napas perlahan-lahan – tempat hingga bagian muka sedikit mencekung dan tahan napas selama 10 detik.
  • Bila bagian muka tetap masih bertahan cekung dan tak ada kebocoran hawa kedalam, karena bagian muka mungkin telah cukup memuaskan. Bila pengguna temukan kebocoran, bagian muka harus dipasang lagi dan ulangilah uji itu bila kebocoran masihlah ada, dapat diambil kesimpulan kalau type masker muka ini tidak dapat membuat perlindungan pekerja. Pekerja tidak bisa selalu mengencangkan tali kepala sampai titik nyaman, hanya agar muka jadi rapat.
  • Pelindung pernafasan biasanya tidak nyaman digunakan, terlebih bentuk yang mengguanakan paru sebagai daya penggerak dan yang bertekanan negatif di bagian muka.
  • Karena tahanan filter harus dilawan oleh paru pengguna, maka besar tahanan makin tidak nyaman alat itu dan makin besar hasrat tidak untuk memakainyabagi bagian pekerja. Sudah dapat dibuktikan kalau melepas respirator, walau kurun waktu singkat, dapat turunkan tingakt perlindungan makin tinggi tingkat npf, makin besar pengurangan tingkat perlindungan itu.
  • Untuk menjaga aspek perlindungan nominal, semua alat, terkecuali yang sekali gunakan, memerlukan pembersihan dan kontrol setelah digunakan. Produsen harus memberitahu berapakah lama umur canister atau cartridge, dengan memperhitungkan lingkungan tempat alat itu dipakai, dan alat ini harus ditukar menurut periode waktu yang disarankan. Prosedur pemeliharaan dengan cara sentral lebih disenangi hingga sangat mungkin pengguna untuk pelihara kepunyaannya sendiri, karena orang – orang yang di beri tanggung jawab akan berupaya mengerti pemeliharaan, melakukan uji teratur, menaruh catatan mengenai respirator.
  • Praktek dan kursus untuk pengguna sangat diperlukan, meskipun untuk alat pernafasan yang sangat simpel, namun, untuk alat pernafasan, riset harus ekstensif dan jeli. Tidak satu orangpun diizinkan memakai satu set, bila dia tidak mengerti benar alat itu dan tahu benar prosedur – prosedur yang perlu dilakukan dalam masalah kritis darurat. Layanan penyelamatan tambang dan petugas pemadam api memiliki ketrampilan yang besar dan memiliki pengalaman dalam penggunaan alat pernafasan yang isi sendiri di Inggris.

8. PELINDUNG ALAT PENDENGARAN

Ketentuan 7 pada Nose at Work Regulations 1990 mewajibkan kalau pemajanan pekerja pada kebisingan harus dikurangi sejauh mungkin lewat cara selain pemakaian alat pelindung telinga. Tetapi, ketentuan 8 mewajibkan kalau alat pelindung telinga personal yang pas dan efektif disedikan untuk semua pekerja yang terpajan pada tingkat kebisingan harian pada tingkat tindakan pertama (85 dB (A)) dan tingkat tindakan ke-2 (90 dB (A)). Bila seumpamanya pekerja terpajan pada kebisingan di atas tingkat tindakan ke-2 atau tingkat puncak tindakan (140 dBA), entrepreneur harus sediakan alat pelindung telinga yang sesuai dan efektif, yang bila digunakan dengan cara benar akan turunkan sampai di bawah tingkat kebisingan tadi. Contonya :

  • Karena kebisingan dibuat dalam beragam tingkatan frekwensi, pilihan alat pelindung telinga harus didasarkan pada hasil pengukuran spectrum kebisingan yang akan di turunkan kekuatanya.
  • Alat pelindung telingan berbentuk penutup telinga, yang menutupi semua telinga dan sumbat telinga yang dimasukan kedalam lubang telinga. Tetapi, pada ke-2 grup ini, terdapat bagian-bagian. Penutup telinga dapat memiliki beragam tingkat penurunan kebisingan, sesaat sumbat telinga dapat di buat dari beragam type bahan, sangat baik gunakan ataupun gunakan lagi.
  • Disarankan alat pelindung telinga harus digunakan apabila tingkat kebisingan di tempat kerja tidak bisa di turunkan sampai di bawah 85 dB (A). derajat perlindungan harus sedemikian ruma hingga tingkat kebisingan pada telinga pekerja di bawah 85 dB (A).

Panduan Merawat Sepatu Safety Agar Awet

Hasil gambar untuk safety shoes style for workers

Untuk melindungi bentuk sepatu, gunakan pengganjal sepatu (shoe tree) dalam menyimpan sepatu safety Kamu. Sumpalkan kertas koran atau tisu dalam ujung depan sepatu. Jangan sampai simpan atau mengeringkan sepatu safety memiliki bahan kulit selekasnya dekat sumber panas, misalnya diserang cahaya matahari selekasnya.

Tumpahan bahan kimia cair, paparan cahaya matahari, lantai kerja yang basah, berdebu, dan kotor kenyataannya dapat merubah keawetan sepatu safety. Bukan hanya miliki dampak pada pemilihan sepatu dan saat pakainya, kondisi lingkungan kerja bisa pula merubah kwalitas sepatu safety dalam menahan efek bahaya.

Seperti pelindung kepala, pelindung kaki ini dapat perlu peroleh perawatan khusus dan inspeksi teratur. Tujuannya agar performa sepatu safety dalam bikin perlindungan kaki dari pukulan, benturan, tusukan, atau bahaya yang lain dapat bertindak optimal.

Apa yang perlu Kamu ketahui mengenai sepatu safety?

  • Jika Kamu bekerja di lingkungan yang berisiko mengakibatkan cedera kaki, jadi memakai sepatu safety yakni satu kewajiban
  • Jika perlindungan kaki diperlukan ditempat kerja Kamu, pihak manajemen harus memiliki prosedur keselamatan lengkap tentang pelindung kaki. Mulai dari pemilihan, penggunaan, pelatihan, kontrol, pemeliharaan, sampai pemasangan APD pelindung kaki. Pelindung kaki di desain untuk meminimalisir peluang cedera akibat diserang benturan, tusukan, atau pukulan
  • Dalam hal pilih sepatu safety, pastikan sepatu yang sama seperti potensi bahaya ditempat kerja Kamu. Kamu dapat memisah lebih dahulu dengan mengecheck tempat jual sepatu safety online
  • Dalam hal penggunaannya, gunakan sepatu safety yang dilengkapi pelindung metatarsal (metatarsal protection) bikin perlindungan segi atas kaki, pergelangan kaki, dan telapak kaki dimana ada potensi cedera.

Bagaimana langkahnya melindungi sepatu safety agar tahan lama dan performanya tetaplah optimal?

Intinya peran sepatu safety bikin perlindungan kaki Kamu dari efek bahaya, jadi inspeksi dan pemeliharaan sepatu safety harus Kamu lakukan. Seberapa sering inspeksi sebaiknya ditangani? Bagaimana langkahnya melindungi sepatu safety yang benar?

Inspeksi Sepatu Safety

Jika sepatu safety terbaru yang Kamu gunakan sudah cocok sama seperti potensi bahaya yang ada di ruang kerja, saat ini waktunya Kamu untuk mengecheck dan memberikan keyakinan jika manfaat sepatu safety tetaplah maksimal. Inspeksi ditangani untuk saksikan tanda sinyal rusaknya atau keausan pada komponen material sepatu safety, sampai Kamu dapat tahu apakah sepatu safety itu perlu ditangani perubahan atau tidak.

Sampai saat ini, ketetapan yang membahas tentang saat pakai atau saat perubahan sepatu safety memang belum ada. Pastinya banyak segi yang perlu diperhitungkan untuk memberikan keyakinan kelayakan sepatu safety dan frekwensi pergantiannya.

Jika waktu Kamu kerjakan inspeksi dan diketahui ada rusaknya fisik yang terlihat pada sepatu safety, hal semacam ini perlihatkan apabila sepatu itu harus selekasnya diganti. Sebagai contoh, jika steel-toe alami rusaknya (berlekuk/penyok) akibat diserang jatuhan benda tajam dan/atau berat berarti sepatu safety harus alami perubahan. biasanya manfaat paling penting sepatu safety ada pada sepatu safety boot.

Tapak sepatu yang hilang dan licin dan segi midsole yang habis (aus) juga menyaratkan apabila sepatu safety Kamu harus diganti. Oleh karena itu, untuk tahu kwalitas dan performa sepatu safety yang Kamu gunakan, lakukan inspeksi secara teratur sedikitnya 1 minggu sekali.

Perawatan Sepatu Safety

Sangat disarankan untuk bersihkan sepatu safety secara teratur, tergantung pada frekwensi penggunaan. Langkah pembersihan sepatu tergantung pada bahan sepatu, misalnya kulit atau suede.

Langkah bersihkan sepatu safety :

  • Bersihkan sepatu safety berbahan kulit dari debu dan kotoran yang menempel dengan sikat lembut atau gunakan lap lembut yang agak basah. Jauhi bersihkan sepatu memakai deterjen, karena deterjen dapat menghancurkan minyak alami pada bahan kulit, sampai dapat menyebabkan rusaknya bahan dan kurangi saat pakai sepatu.
  • Berikanlah conditioner atau semir khusus sepatu safety bikin perlindungan minyak alami pada bahan kulit.
  • Setelah sepatu disemir, gulung sepasang kaos kaki lama atau kain lembut jadi seukuran bola tenis dan gunakan untuk mengkilapkan sepatu.
  • Untuk singkirkan goresan kecil pada sepatu safety, usap lembut sepatu kulit Kamu dengan kain basah dan biarkanlah sepatu jadi kering. Pakaikan semir sama seperti warna sepatu Kamu pada goresan dan gosok untuk menyamarkan goresan.
  • Waterproofing sepatu safety Kamu. Hal semacam ini utama bukan hanya bikin perlindungan kaki Kamu tetaplah kering, namun juga buat sepatu tetaplah bersih dan membuat perlindungan kekenyalan kulit untuk tingkatkan ketahanan sepatu safety. Setelah sepatu dibersihkan, berikanlah atau semprot cairan khusus (water repellent) bikin perlindungan sepatu Kamu dari air, lumpur, atau tumpahan. Untuk hasil terbaik biarkanlah sepatu kering selama 24 jam sebelumnya digunakan.
  • Untuk sepatu memiliki bahan suede, Kamu dapat membersihkannya dengan sikat lembut dan bersih (misalnya memakai sikat gigi) untuk singkirkan noda dan kotoran. Cairan pelindung untuk sepatu memiliki bahan suede (water repellent) dapatlah Kamu terapkan bikin perlindungan sepatu dari air dan noda. Jauhi memakai sikat gigi sisa untuk bersihkan noda pada sepatu memiliki bahan suede.

Langkah menyimpan sepatu safety :

  • Sebelumnya menyimpan sepatu, khusus sepatu memiliki bahan kulit, disarankan memoleskan pelembab khusus sepatu atau handbody lotion di bagian luar sepatu Kamu. Pelembab ini diperlukan agar sepatu tidak kering.
  • Simpan sepatu didalam kotak yang sudah diberi silica gel atau didalam lemari penyimpanan khusus yang terbangun kelembabannya.
  • Walaupun disimpan didalam ruangan tertutup, tidaklah berarti sepatu safety Kamu akan aman. Sepatu juga harus sering dikeluarkan dan diangin-anginkan lewat cara berkala.
  • Bikin perlindungan bentuk sepatu setelah digunakan, bila sepatu safety akan disimpan untuk saat lama, isi segi ujung sepatu dengan kertas koran atau tisu.
  • Jangan sampai simpan atau mengeringkan sepatu safety memiliki bahan kulit selekasnya dekat sumber panas. Hal semacam ini buat permukaan sepatu jadi rapuh dan mudah rusak. Jika sepatu safety basah, sumpalkan koran dalam sepatu dan biarkanlah sepatu kering lewat cara alami.

Langkah melindungi outsole sepatu safety :

Cermat outsole sepatu safety Kamu 1 minggu sekali untuk saksikan tanda sinyal ada retakan, keausan, atau ada benda tajam atau benda asing yang tertanam pada sol. Jika ada benda tajam atau benda asing yang tertanam pada sol, selekasnya bersihkan/singkirkan karena dapat kurangi performa sepatu safety Kamu.

Langkah melindungi insole sepatu safety :

Jangan sampai mengubah insole tidak ada sepengetahuan safety officer karena bisa saja komponen itu memiliki fitur anti statis. Jauhi juga menempatkan sock liner/orthotics menambahkan pada sepatu tidak ada konsultasi dengan produsen sepatu.

Sepatu safety akan awet digunakan bila Kamu merawatnya lewat cara yang benar. Lakukan beberapa tips diatas agar sepatu Kamu lebih tahan lama dan performa sepatu dalam menahan efek bahaya seperti benturan, tusukan, atau pukulan bertindak maksimal. Selalu ingat, gunakanlah sepatu dalam kondisi kaki kering untuk jauhi menyebarnya bakteri dan kuman lewat cara cepat, yang buat sepatu safety Kamu cepat bau dan dapat menyebarkan penyakit.

Tehnik Strategi Digital Marketing Yang Efisien Menuju Keberhasilan

Related imageTehnik Kiat Digital Marketing Yang Efisien Menuju Kesuksesan-Saat Kamu bergelut didunia digital marketing, Kamu dapat lihat beberapa marketer yang nampaknya lebih unggul dalam segalanya daripada Kamu. Beberapa orang dengan kekuatan ini kerjakan tugasnya dengan mudah dan dapat mengerjakannya sebelumnya deadline.

Mereka memiliki proyek sampingannya sendiri, memiliki situs (blog), bahkan juga memiliki beberapa ribu follower sosial media. Bagaimana caranya mereka melakukann Beberapa Basic Marketing Digital untuk Mempercepat Perkembangan Bisnis Kecil?

Sebelumnya Kamu bikin kesimpulan, mari kita pelajari beberapa trick yang umum dilakukan beberapa profesional pemasaran digital ini. Tersebut disini beberapa taktik untuk membuat kiat pemasaran yang efisien, yang mudah diikuti dan dapat menolong Kamu jadi pemasar digital yang efisien. Ini dia :

1. Pelajari diri Anda

Pakai waktu Kamu untuk mengevaluasi status perusahaan Kamu saat ini. mungkin Kamu memiliki halaman Facebook yang fansnya sedikit atau hanya memiliki situs perusahaan. Ikuti langkah berikut untuk memperluas pandangan Kamu berkaitan tubuh usaha sendiri :

  • Prediksikan hadirnya atau popularitas product Kamu didunia maya dan banding dengan kompetitor Kamu. Misalnya, bila Kamu memiliki halaman Facebook, perhatikan jumlah like dan perhatikan tingkat keterlibatan fans dengan content Kamu. Dapat menolong bila Kamu lihat halaman kompetitor Kamu juga.
  • Perhatikan trend pemasaran saat ini yang terkait dengan product Kamu dan yang diikuti oleh beberapa kompetitor Kamu. Saksikan type kesibukan digital yang paling menarik untuk pelanggan Kamu di industri itu.
  • Cobalah cari info apa yang membedakan Kamu dari kompetitor Kamu dan apa yang dapat Kamu kerjakan dengan cara tidak sama. Dari pada sebatas ikuti trend, awalilah membuatnya.

2. Ketahui pelanggan Anda

Bila Kamu telah cukup lama melakukan bisnis, Kamu tentu tahu siapa pelanggan-pelanggan setia Kamu. Namun dalam pemasaran digital, hal yang khusus yaitu kewajiban. Misalnya, tahu kalau tujuan pemasaran fashion Kamu yaitu “wanita muda” tidaklah cukup.

Kamu harus tahu detil seperti umur, ketertarikan, pekerjaan, tempat, dan status pernikahan agar Ada dapat meraih pelanggan mungkin dengan berhasil.

Sebuah “persona” yaitu karakter fiktif yang mewakili beberapa pelanggan mungkin dengan demografi dan ketertarikan yang serupa. Sebuah perusahaan dapat memiliki beberapa persona sekaligus dan hal semacam ini dapat dipakai untuk sesuaikan iklan dan promosi.

Bila tidak, Kamu hanya akan melakukan hypertargeting. Untuk membuat persona yang berhasil, Kamu dapat ikuti beberapa langkah simpel ini :

  • Kumpulkan data dari pelanggan Kamu yang ada. Cara pengumpulan data simpel seperti survey on-line, wawancara dan mengobrol dengan sales dan tim service pelanggan dapat menolong.
  • Kategorisasikan pelanggan Kamu berdasar pada persamaan demografi dan ketertarikan. Jumlah kelompok yang nampak dapat tidak sama bergantung seberapa bermacam basis pelanggan Kamu. Namun biasanya akan tidak terlalu banyak hingga
  • Kamu kerepotan untuk memberi perhatian individu pada mereka.
  • Berikanlah nama yang tepat untuk setiap kelompok dan perlakukan setiap persona seakan mereka yaitu pelanggan individual
  • Saat ini Kamu dapat memakai persona itu untuk berkomunikasi dengan pelanggan Kamu pada level pribadi

3. Pilih basis yang tepat

Menjaga halaman Facebook untuk perusahaan Kamu akan bikin bisnis Kamu lebih eksis. Namun pemasaran digital didasarkan pada multi-platform. Memiliki sekurang-kurangnya 3 channel sosial media, yang dari sana Kamu dapat menghadirkan content dengan cara efisien dan berhubungan dengan pelanggan, sangat direferensikan.

Namun tetaplah penting untuk memilih basis yang tepat untuk perusahaan Kamu, tidak cuma memilih yang popular. Memilih basis yang tepat sangat tergantung pada type product atau layanan yang Kamu menawarkan dan type persona pelanggan Kamu. Misalnya, basis sejenis Pinterest dapat jadi basis ideal untuk perusahaan design fashion namun kurang pas untuk institusi pendidikan.

Sama saja, Twitter kurang popular di beberapa negara berkembang, jadi kurang ideal untuk memakai Twitter di daerah yang Kamu prioritaskan di sana. Namun, sosial media bukanlah hanya satu basis yang dapat digunakan. Untuk memantau dan menganalisis kesibukan jaringan sosial yang diambil, situs dan promosi e-mail, beberapa tools analisa dapat Kamu pakai. Tools untuk cloud marketing seperti Formstack, Infusionsoft, dan Act-on yaitu yang paling popular. Pilih yang sesuai sama keperluan perusahaan Kamu.

4. Tentukan tujuan

Setelah merampungkan langkah pertama, Kamu semestinya telah dapat mengambil keputusan beberapa maksud untuk kiat marketing digital Kamu. Mengambil keputusan maksud atau tanda performa kunci dapat menolong berikan motivasi dan berikan arti akan kiat tersebut.

Hal ini dapat juga menolong Kamu bikin prioritas dan konsentrasi dengan beberapa segi penting dari kiat Kamu. Untuk memperoleh yang paling baik dari kiat pemasaran digital, coba bikin sebagian maksud yang khusus :

  • Jumlah like halaman, follower, dan pelanggan yang ingin Kamu tarik
  • Jumlah keterlibatan seperti like, komentar, retweet, favorite, dan mention yang ingin Kamu peroleh.
  • Jumlah review atau komentar positif yang ditinggalkan pelanggan Anda
  • Jumlah newsletter, promosi e-mail dan type yang lain yang sukses Kamu terapkan
  • Jumlah content yang Kamu publikasikan dan berikan lewat jaringan semisal blog
  • Untuk menolong Kamu pada poin paling akhir, gagasan content sangat dianjurkan.
  • Gagasan bulanan dapat bikin Kamu mempublikasi content dengan teratur dan berkala. Ini dapat juga memberitahukan follower atau pelanggan Kamu kapan mereka dapat memperoleh material baru.

5. Tentukan budget

Bila Kamu miliki biaya marketing, biaya khusus pemasaran digital harus dialokasikan dengan nilai yang cukup. Biaya ini bergantung pada keperluan Kamu namun harus dapat dipakai untuk mempromosikan halaman sosial dan tulisan Kamu, sediakan penawaran marketing yang menarik untuk customer lewat promosi, dan menginvestasikan jumlah yang cukup untuk tools analisa.

Beberapa jaringan sosial media hanya memohon biaya partisipasi, yang artinya Kamu hanya perlu membayar bila iklan atau pos yang Kamu promosikann diklik. Ini di kenal sebagai biaya per engagement atau biaya per click. Sosial media dan tools analisa yang Kamu pakai itu dapat menolong Kamu mencari biaya dan return of investment Kamu.

6. Melibatkan diri sepenuhnya

Saat pemasaran digital di luncurkan, Kamu harus selalu bikin momentum. Jaringan sosial media bergerak dengan cepat dan memerlukan perhatian yang konstan dan berkelanjutan. Kamu harus berhubungan dengan fans dan follower sosial media Kamu dengan melakukan beberapa hal berikut ini :

  • Menjawab pertanyaan atau pesan dari viewer
  • Merespon setiap aktiitas like, mention, atau retweet dari viewer Kamu, atau bahkan juga perusahaan saingan Kamu, dengan tatacara yang sopan dan bersahabat
  • Melibatkan diri Kamu dengan berbagi, retweet, memberi like dan komentar, atau turut membagikan content yang Kamu saksikan bermanfaat
  • Respond to any feedback comments, whether good or bad
  • Merespon komentar-komentar feedback, tak tahu baik maupun jelek
  • Di atas itu semua, content yang di buat sebaiknya memikat dan menghibur, sembari penuhi keperluan search engine optimization Kamu. Untuk sukses dalam hal semacam ini, Kamu perlu ikuti beberapa trend paling baru, menempatkan mata pada berita paling baru, dan selalu jadi kreatif.

Bila kiat digital marketing indonesia Kamu di rasa terlalu membebani Kamu bila dilakukan sendirian, mempekerjakan digital marketer yang bersertifikasi dapat jadi pilihan yang baik.

7. Pelajari hasilnya

Bagian penting dari pembuatan kiat yaitu analisa. Setiap akhir promosi dan mendekati akhir tahun fiskal, data penjualan harus di proses dan efektivitas promosi harus diukur. Umpan balik pelanggan dan internal harus keduanya sama diperhitungkann, beseerta statistik yang diperoleh dari beberapa tools analisa yang Kamu pakai. Kiat pemasaran digital Kamu pada th. setelah itu dapat lalu direvisi memakai info yang telah Kamu kumpulkan.

Cara Menyimpan Sepatu Kulit dengan Aman

Related image

Walaupun telah dibersihkan secara teratur dan dicuci dengan cara tepat, apabila kamu tidak pandai menyimpannya, ada kesempatan yang cukup besar juga sepatu kulit Kamu riskan rusak dan memiliki bentuk tak akan prima.

Daripada menyesal kemudian hari, Lebih Baik perhatikan cara menaruh sepatu kulit secara aman berikut, Mari kita Simak :

Jaga Bentuk Aslinya

Meskipun kuat dan tahan lama, sepatu safety terbaru berbahan kulit juga mudah beralih bentuk apabila tidak disimpan dengan cara tepat. Kamu pastinya tidak ingin sepatu kebanggaanmu itu terlihat tidak cocok dengan bentuk aslinya hingga terlihat aneh dan kurang nyaman, bukan?

Karenanya, kamu harus berikan penyangga sepatu saat menyimpan alas kaki kesayanganmu ini. Terutama untuk sepatu kulit yang jarang dipakai, penyangga sepatu mutlak diperlukan agar bentuk sepatumu tidak mengempis, terlebih di bagian ujungnya.

Apabila tidak memiliki penyangga dalaman sepatu, kamu dapat juga memakai kertas yang sudah digumpal lewat cara rapi untuk di simpan dalam ujung sepatu. Namun, janganlah memakai kertas koran sebab tintanya dapat menempel di bagian kulit sepatumu, terutama pada sepatu memiliki bahan suede.

Simpan di Tempat Bersikulasi Udara Baik

Menaruh sepatu kulit dapat disebut agak merepotkan. Kamu tidak dapat menaruhnya di tempat lembap karena riskan mengakibatkan bau dan mudah terserang hama. Menyimpan di tempat yang sangat kering akan bikin permukaan kulit mudah pecah dan ini akan sangat mengakibatkan kerusakan tampilan sepatumu keseluruhannya. Tempat yang paling cocok untuk menyimpan sepatu kulit yakni ruangan bersikulasi hawa baik.

Kamu juga menyejajarkan sepatu-sepatu itu dalam rack agar lebih terserang hawa. Namun apabila tempatnya tidak mencukupi, kamu dapat juga menaruhnya dalam kardus tempat sepatu yang memiliki ventilasi hawa yang cukup. Berikanlah silica gel agar sepatumu lebih terbangun.

Perhatikan Jarak Antar Sepatu

Saat menaruh, kamu harus juga memerhatikan jarak antar sepatu kulit mu. Jangan sampai, setiap sepatu sama-sama berhimpitan. Sekurang-kurangnya, berikanlah jarak sekitar 2-3 cm untuk setiap sepatu. Kenapa? Ini agar tampilan sepatumu tetaplah dalam kondisi terbaiknya. Tidak bisa dielakkan, di bahan kulit asli demikian mudah nampak baret ataupun scratch yang bikin permukaan sepatunya tak akan mulus.

Hal sejenis ini dapat kemungkinan besar terjadi apabila kamu menyimpan sepatumu dengan cara berdempetan. Karena alasan berikut, jarak antar sepatu memegang manfaat utama untuk menghadirkan sepatu yang prima setelah disimpan.

Janganlah Berikan Pengharum

Beberapa besar orang sukai memberikan pengharum ditempat penyimpanan benda-benda kesayanganmu, termasuk baju dan sepatu. Namun, jangan sampai kerjakan kebiasaan ini apabila koleksimu berbentuk sepatu kulit asli.

Type sepatu kulit asli mudah menyerap bau. Oleh karenanya, aroma kapur barus ataupun pewangi yang lain dapat menempel lama di sepatumu apabila di simpan di dekat penyimpanannya. Walau sebenarnya, sepatu dari kulit asli telah memiliki bau khas yang jadi akan rusak apabila digabung dengan pewangi buatan. Karenanya, sejak saat ini lakukan menghindari pewangi dari koleksi sepatu kulitmu, ya!

Panduan Strategi Digital Marketing

Hasil gambar untuk artikel tips digital marketing

Pengguna Internet yang mencapai 31 juta (untuk Indonesia – di tahun 2010) yaitu angka yang terlalu besar untuk diabaikan. Berikut beberapa tips mengenai kiat digital marketing yang mudah diterapkan (diadopsi dari tulisan Laura Lake – Top 10 Internet Marketing Strategy :

  1. Dari mulai gagasan promosi dan kiat design situs yang efisien. Efisien bermakna bikin design yang sesuai, dengan info yang bernilai tinggi untuk pengunjung.
  2. Upayakan agar bisa nampak di ranking 10 besar dalam pencarian di mesin pencari (Google/Yahoo), lewat tehnik SEO (Search Engine Optimisation).
  3. Belajar memakai e-mail marketing dengan cara efisien. Digita memiliki banyak artikel mengenai e-mail marketing. Pastikan Kamu ikuti untuk peroleh deskripsi bagaimana melakukan e-mail marketing dengan cara efisien.
  4. Dominasi marketing niche Kamu lewat afiliasi, reseller dan program associate. Ini bermakna bekerja sama juga dengan pihak ketiga yang tertarik pada product Kamu, dan memberi komisi pada setiap orang yang mereka rekomendasikan.
  5. Tanyakan dengan digital marketing indonesia yang terpercaya. Mintalah analisis kiat digital marketing pada kanal-kanal marketing yang Kamu pakai.
  6. Bangun milis yang sesuai tema. Walau milis telah agak tergeser dengan sosial media, tetapi kenyataan kalau e-mail adalah layana yang paling banyak dipakai di Internet, bikin milis tetaplah relevan. Rawat milis Kamu agar tetaplah responsif dan up-date.
  7. Publikasikan artikel atau sekurang-kurangnya tercatat dalam media berita (baik on-line ataupun off line).
  8. Catat dan publikasikan press release on-line. Ada banuak website press release on-line yang bisa menghadirkan profil website Kamu dengan cara gratis. Jikalau berbayar tidaklah terlalu mahal dibanding dengan press release dengan cara konvensional.
  9. Fasilitasi dan lakukan kontes berhadiah lewat situs. Hadiah tak perlu fantastis untuk menarik pengunjung. Cukup siapkan hadiah kecil yang berguna untuk tujuan pelanggan Kamu. Yang penting dapat dilakukan dengan cara teratur, dan ditunggu. Hingga jadi aspek penarik pelanggan Kamu untuk kembali.
  10. Catat situs (blog) dan berinteraksilah dengan pengunjung Kamu. Situs (blog) yaitu fasilitas paling baik untuk komunikasi yang lebih komprehensif dari bagian kiat digital marketing.
  11. Manakah dari cara barusan yang belum Kamu lakukan?

Implementasi Pengembangan Budaya K3 Di Lokasi Kerja

Related image

Beragam program sudah banyak dikembangkan dalam usaha memperkecil angka kesakitan dan kematian akibat kerja. Program2 itu berkembang atas dasar pendekatan yang dipergunakan mulai dari yang menggunakan pendekatan rekayasa, lalu pendekatan sistem lalu yang saat ini banyak diaplikasikan memakai pendekatan tingkah laku dan budaya.

Pendekatan tingkah laku dan budaya banyak diaplikasikan oleh karena masihlah menempelnya pandangan yang berasumsi kalau penyebabnya kecelakaan banyak dikarenakan oleh aspek tingkah laku manusia serta belum membudayanya K3.
Mengembangnya pendekatan budaya keselamatan dan kesehatan (Health and Safety Culture) mulai di kenal setelah terjadinya momen Chernobyl di thn 1986.

Arti Budaya Keselamatan (safety culture) sebagai bagian dari Budaya Organisasi (organizational culture) jadi popular dan mulai diugunakan sebagai pendekatan untuk lebih memantapkan implementasi system manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.

Dengan cara global, didunia akademis berkembang beragam rencana dan jenis untuk menilainya ataupun meningkatkan budaya K3. Demikian halnya perubahan yang terjadi di dalam dunia praktis yang biasanya berlandaskan pada pendekatan keilmuan yang berkembang saat itu. Tetapi tidak dapat dipungkiri terdapat juga beberapa program yang berkembang tidak berakar pada rencana keilmuan yang ada hingga selanjutnya menyebabkan beragam pro-kontra didalam aplikasi.

Arti budaya keselamatan (safety culture) pertama kalinya tercantum dalam laporan yang disusun oleh ‘International Nuclear Safety Advisory Group’ (INSAG) pada th. 1987 yang mengulas momen ‘Chernobyl’ di dalam laporan dari International Nuclear Safety Advisory Group berjudul ’Safety Culture’ (SAFETY SERIES No. 75-INSAG-4), yang oleh IAEA di publikasikan pada 1991.

Atas basic itu ’International Atomic Energy Agency’ (IAEA) membuat Rencana atau Jenis, Metoda Pengkuran Budaya Keselamatan (Safety Culture) sebagaibagian dari Budaya Organisasi (Organizational Culture). Lalu disusun pulamodel basic pembudayaan Keselamatan Instalasi Nuklir sebagai tipsprogram untuk pengembangan budaya keselamatan instalasi nuklir di tingkat internasional, regional, ataupun pada tingkat nasional negara-negaraanggotanya.

Mengacu pada rencana IAEA, BAPETEN dan BATAN di Indonesia sudah mulai membuat jenis budaya K3 dan alat ukurnya sebelumnya th. 2005 dalam rencana tingkatkan budaya keselamatan instalasi. Sedang di bidang lain seperti Migas, Minerba, Panas Bumi, Manufaktur dan yang lain saat ini banyak juga dilakukan program pengembangan tingkah laku dan budaya K3, sesuai sama referensinya masing bidang.

Apakah beragam program yang telah digerakkan itu sudah bangun budaya K3 didunia kerja?. Ini adalah suatu pertanyaan yg tidak dapat di jawab dengan cepat dan mudah. Namun juga tidak dapat dipungkiri apabila banyak pendapat yang menungkapkan kalau K3 belum membudaya di Industri di Indonesia. Mengakibatkan kerapkali terjadi diskusi yang berkelanjutan terlebih ketika memastikan apa tandanya budaya K3.

Tanda Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Beragam Jenis Budaya Keselamatan biasanya berkembang dari lingkup ilmu tingkah laku (Behavioral Sciences : antropologi, sosiologi dan psikologi). Terlebih dalam pendekatan Organisasi dan Manajemen dan Psikologi Organisasi yang kajiannya khusus pelajari permasalahan manusia dalam bagian Keselamatan (Safety). Perubahan itu banyak membuat beragam jenis Budaya Keselamatan dengan semasing tanda budaya keselamatan yang beberapa besar saat ini banyak dipakai di beberapa bidang di industri ataupun layanan pelayanan.

Sudah pasti terdapat beragam jenis dan tanda Budaya Keselamatan dari mulai yang paling majemuk dan susah difahami sampai yang simpel dan mudah di tahu oleh kelompok praktisi. Salah satu jenis yang sering dikira simpel dan mudah untuk difahami tanda2nya yaitu jenis Budaya keselamatan dari seseorang pakar psikologi organisasi yang banyak mempelajari dan jadi konsultan dalam meningkatkan tingkah laku selamat (safety behavior) dan budaya keselamatan (safety culture) yakni Dominic Cooper. Menurut dia Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja di sebuah perusahaan yang disebut bagian dari budaya organisasi dapat diliat dari 3 tanda yakni :

  1. Segi psikologis pekerja pada K3 (psychological aspects, what people
    feel, what is believe)
  2. Segi tingkah laku K3 pekerja (behavioral aspects, what people do, what is
    done)
  3. Segi kondisi atau organisasi dalam kaitan dengan K3 (situational aspects,
    what organizational has, what is said)

Menurut pandangan ini apabila suatu perusahaan memiliki budaya K3 yang kuat pasti akan memiliki budaya organisasi juga kuat dan akan bertujuan pada K3 dalam produksi. Pekerja atau SDM diperusahaan pasti akan memiliki nilai K3 dan persepsi pada bahaya dengan cara benar yang dan akan menghadirkan tingkah laku K3 yang diinginkan dengan cara berkelanjutan. Perusahaan akan memiliki organisasi dan manajemen, sistem manajemen K3 yang tepat dan diaplikasikan dengan cara berkelanjutan dan memiliki perlengkapan dan biaya yang sesuai dan lain sebagainya.

Budaya K3 adalah sebuah kesatuan dari tiga segi yakni nilai – nilai K3 dan persepsi K3 dari setiap pekerja, segi tingkah laku K3 bekerja satu hari – hari serta segi Organisasi dan Manajemen K3 yang ada diperusahaan. Ketiga segi itu sama-sama berhubungan dan terkait pada satu dan yang lain dan tidak bisa berdiri dengan sendiri dengan cara terpisah.

Karenanya budaya keselamatan tidak bisa digambarkan hanya dengan sebuah tanda saja (single indicator) yang hanya melukiskan salah satu segi saja. Budaya keselamatan adalah suatu rencana yang menyangkut segi manusia (Human being) yang memilki segi internal yg tidak terlihat (Mind) ataupun eksternal yang terlihat (Behavior) yang pastinya keberadaannya ada dalam suatu konteks social (Community atau Organization).

Oleh karena itu budaya keselamatan perlu difahami dalam kerangka tanda ganda (Multiple Indicators) yakni tanda psikologis, tanda tingkah laku dan tanda organisasi. Tanpa ada ketiga tanda itu susah untuk peroleh deskripsi suatu budaya keselamatan sebagai bagian dari budaya organisasi disebuah perusahaan.

Program dalam meningkatkan Budaya K3

Program pengembangan Budaya K3 dengan cara global sangat beragam karena semasing program didasari oleh jenis rencanasual yang digunakan. Biasanya program yang ada sifatnya sangat komprehensif dan biasanya terbagi dalam suatu program utama yang lalu dikuti dengan beberapa program yang lain yang keduanya sama-sama berkaitan dan tidak berdiri sendiri-sendiri dengan cara terpisah. Program itu biasanya tersusun dengan cara sistimatis dan terencana dalam kerangka waktu yang panjang.

Mirip contoh misalnya, di sebuah tambang batubara (coalmining) yang saat ini meningkatkan budaya selamat melalui pendekatan Leadership (keteladanan dalam keselamatan) juga meningkatkan program lain yang berkaitan misalnya dengan program Behavioral-Based Safety, penambahan pengawasan dan pengembangan dan pemantuan aplikasi system manajemen. Pekerja disarankan menggunakan alat pelindung saat bekerja seperti menggunakan pakaian keselamata, sepatu safety terbaru, helm keselamatan dll.

K3 terintegrasi serta kelengkapan perlengkapan K3 dan lain2 sebagainya.

Biasanya sebelumnya program diawali dilakukan terlebih dulu kajian (assessment) pada keadaan yang ada saat itu untuk memperoleh deskripsi profile budaya keselamatan yang ada hingga tergambar segi yang perlu ditingkatkan dan aspek yang perlu dipertahankan. Setelah program digerakkan lalu dalam kurun waktu setahun dapat diukur lagi pergantian yang terjadi dan lalu disusun kembali program yang lain sebagai suatu program perbaikan yang berkepanjangan (continuous improvement).

Contoh di tambang batubara yang lain, yaitu pengembangan program ‘Peningkatan Kepempinan Keselamatan pada Supervisor (supervisory safety leadership improvement) yang pastinya diikuti dengan aplikasi program yang lain seperti Behavior-Based Safety, JSA, Risk Management, Sistem Audit dan penigkatan pemahaman SMK3 pada semua pekerja disemua tingkatan.

Oleh karena itu banyak kajian, baik dalam jurnal ilmiah ataupun praktis, yang mengulas program2 tunggal yang hanya terlalu fokus pada satu segi saja (missal pada segi tingkah laku manusia) yang mempertanyakan kesuksesan program tunggal itu pada pergantian meningkatnya budaya K3.

Makin terang kalau hanya dengan suatu program tunggal saja yang hanya terlalu fokus pada satu segi, contoh pada segi tingkah laku manusianya hanya, kelihatannya akan memiliki efek yg tidak besar pada penambahan budaya K3 di organisasi. Karena segi lain seperti segi psikologis dan terlebih segi organisasi dan system manajemen K3 tidak kalah penting dan memiliki fungsi yang cukup besar dalam tingkatkan budaya K3.

Masalah dalam mengembangan Budaya K3

Beragam program dengan cara global sudah banyak diperkembang untuk tingkatkan Budaya K3, tetapi banyak masalah yang dihadapi dalam meningkatkan budaya K3 diperusahaan. Salah satu masalah yang paling penting dan berbentuk umum dan banyak terjadi yaitu kekeliruan dalam mengerti pengertian budaya K3 tersebut (misunderstandings and even misuse of the concept).

Sebagai misalnya sampai saat ini nyaris beberapa besar dari kita selalu memiliki kecendrungan untuk mengklasifikasikan setiap momen peristiwa atau kecelakaan karena ada kekeliruan manusia (human error) akibat buruknya budaya selamat. Walau sebenarnya kekeliruan manusia (human error) dapat terjadi didalam sebuah organisasi yang memiliki budaya selamat yang sangat baik meskipun karena kekeliruan manusia terjadi akibat beragam jenis aspek.

Masalah lain yaitu ada banyak orang yang menyukai paradigm “blaming the person” yang melihat kalau aspek kekeliruan manusialah sebagai sumber penyebabnya (causes) kecelakaan dan tidak berasumsi atau lihat aspek kekeliruan manusia sebagai sebuah akibat (effect) dari suatu kondisi. Pandangan yang sekian ini sudah pasti memiliki efek dalam pengembangan program yang selalu tertuju hanya pada satu segi saja sembari melupakan aspek2 penting yang lain dalam budaya keselamatan.

Dari pojok pandang lain bebrapa kendala dalam pengembangan program membudayakan K3 kerapkali dikarenakan oleh permasalahan kesiapan dari organisasinya sendiri terlebih dari Budaya Organisasi perusahaan yang sering memiliki tujuan yang belum kuat dan tidak focus pada permasalahan K3. Belum tingginya tingkat kesadaran top Manajemen dapat juga jadi kendala karena masihlah melihat K3 sebagai suatu biaya atau pengeluaran yg tidak berkaitan segera dengan tingkat produktifitas bahkan juga sering dilihat sebagai suatu hal yang jadi besar biaya produksi. Kendala lain yang juga sering jadi perbincangan umum yaitu dari segi pekerja atau sumber daya manusia disetiap tingkatan yang biasanya masihlah berasumsi keselamatan bukanlah sebagai sebuah nilai penting karena tidak terpaparnya mereka pada nilai nilai K3 mulai sejak awal dalam pendidikan resmi ataupun pendidikan non resmi.